002.183 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Al-Baqarah : 183)

Ayat diatas adalah ayat berisi perintah puasa di bulan ramadhan untuk kaum muslimin dan muslimat yang beriman yang ada di seluruh dunia.

Kenapa ayatnya berbunyi “Hai orang-orang yang beriman?”, karena memang puasa ini hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. Karena ketika tidak dilandasi dengan iman dan kekhlasan, maka puasa kita hanya akan mendapat lapar dan dahaga saja.

Puasa merupakan ibadah vertikal antara manusia kepada Allah SWT. Puasa merupakan bukti keimanan dan kekhlasan seorang hamba kepada sang pencipta. Puasa tidak ada yang bisa menilainya selain Allah SWT.

Puasa ramadhan dimulai tanggal 1 ramadhan dan berakhir pada akhir bulan ramadhan(bisa 29 hari atau 30 hari). Puasa dimulai dari saat terbitnya matahari (fajar) sampai dengan terbenamnya matahari.

Beberapa ayat dalam Al-quran dan Hadits yang berhubungan dengan waktu dilaksanakannya puasa :

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (Al-Baqarah:187)

“Hadits riwayat Ibnu Umar ra :

Dari nabi SAW, bahwa beliau menyebut-nyebut tentang bulan ramadhan sambil mengangkat kedua tangannya dan bersabda : Janganlah engkau memulai puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan ramadhan dan janganlah berhenti puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan syawal. Apabil tertutup awal maka hitunglah (30 hari) ” (Hadits Bukhari Muslim)

“Hadits riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata :

Rasulullah SAW bersabda : Apabila engkau melihat hilal(awal bulan ramadhan), maka hendaklah engkau memulai puasa. Apabila engkau melihat hilal (awal bulan syawal), maka hendaklah engkau berhenti puasa. Dan apabila tertutup awan, maka hendaklah engkau berpuasa selama 30 hari” (Hadits Bukhari Muslim)